Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Science. Tampilkan semua postingan
Proxy Pro 7 Kompatibel dengan Windows 7
Posted in Science
BOSTON - Proxy Network mengumumkan generasi terbaru dari software remote desktop besutan mereka, Proxy Pro 7. Peranti lunak baru ini juga mendukung sistem operasi Windows 7 versi 32-bit dan 64-bit.
Selengkapnya.....Jejak Kaki Terbesar Dinosaurus Ditemukan
Posted in Science
Rabu, 7 Oktober 2009 - 12:03 wib
Okezone
PARIS - Para peneliti Prancis menemukan jejak kaki dinosaurus terbesar di dunia. Mereka meyakini jejak kaki tersebut milik hewan sauropods raksasa dengan berat sekira 40 ton atau lebih.
Jejak kaki ini ditemukan di dataran Jura di Plagne, dekat sebuah kota bernama Lyon oleh sepasang pemburu fosil amatir.
"Berdasarkan data yang ada, jejak kaki tersebut merupakan jejak kaki terbesar yang pernah ditemukan," kata salah satu peneliti seperti dikutip dari AFP, Rabu (7/10/2009).
"Sebagai informasi tambahan, jalur yang ditinggalkan jejak kaki tersebut terbentang seluas ratusan meter. Penggalian lebih lanjut akan segera dilaksanakan dalam beberapa wakgutu ke depan dan kemungkinan besar akan mengungkapkan bahwa Plagne merupakan salah satu dataran yang pernah ditinggali oleh dinosaurus terbesar di dunia," tambahnya.
Jejak kaki tersebut diperkirakan berusia sekira 150 juta tahun lalu, dimana pada saat itu daerah tersebut dikelilingi laut dangkal yang hangat.
Ilmuwan menyebutkan jejak kaki dinosaurus itu berukuran sekira 1,20 hingga 1,50 meter. Diperkirakan dengan ukuran kaki sebesar ini, dinosaurus tersebut memiliki berat 30 atau 40 ton dengan tinggi badan kurang lebih sekira 25 meter.
Selengkapnya.....
"Sebagai informasi tambahan, jalur yang ditinggalkan jejak kaki tersebut terbentang seluas ratusan meter. Penggalian lebih lanjut akan segera dilaksanakan dalam beberapa wakgutu ke depan dan kemungkinan besar akan mengungkapkan bahwa Plagne merupakan salah satu dataran yang pernah ditinggali oleh dinosaurus terbesar di dunia," tambahnya.
Jejak kaki tersebut diperkirakan berusia sekira 150 juta tahun lalu, dimana pada saat itu daerah tersebut dikelilingi laut dangkal yang hangat.
Ilmuwan menyebutkan jejak kaki dinosaurus itu berukuran sekira 1,20 hingga 1,50 meter. Diperkirakan dengan ukuran kaki sebesar ini, dinosaurus tersebut memiliki berat 30 atau 40 ton dengan tinggi badan kurang lebih sekira 25 meter.
Planet Berbatu Pertama di Luar Tata Surya Ditemukan
Posted in ScienceKamis, 17 September 2009 - 12:33 wib
Okezone
(Foto: CNN)
WASHINGTON - Penemuan terbaru di dunia sains ini akan membuka jalan menuju pemahaman yang lebih luas tentang pengetahuan mengenai tata surya. Ilmuwan baru saja menemukan sebuah planet berbatu pertama di luar tata surya Bumi.
"Ini adalah penemuan pertama keberadaan planet berbatu di luar sistem tata surya kita," kata astronom Artie Hatze yang dikutip dari CNN, Kamis (17/9/2009).
Planet yang dinamakan CoRoT-7b ini pertama kali diketahui keberadaanya melalui satelit CoRoT, sebuah teleskop berukuran 30 cm yang diluncurkan oleh European Space Agency pada awal 2008. Misi CoRoT ini memang dikhususkan untuk mencari planet berbatu di luar sistem tata surya kita.
Namun butuh waktu satu bulan melakukan observasi untuk menentukan bahwa planet tersebut memiliki komposisi mirip dengan Bumi.
Menurut Hatze, ciri-ciri fisik planet ini sangat berbeda dengan planet lain seperti Jupiter dan Saturnus yang penuh dengan gas. Komposisi planet tersebut kemungkinan besar mirip dengan Bumi, namun lingkungan kawasan planet tersebut lebih nampak bagaikan neraka.
Diperkirakan temperatur suhu disana berkisar diatas 3.600 derajat Fahrenheit atau setara dengan 2.000 derajat Celsius pada siang hari. Sementara jika malam tiba, suhunya berada pada -328 derajat Fahrenheit atau -200 derajat Celsius.
Hatzes menjelaskan, salah satu sisi dari bagian tubuh planet tersebut selalu menghadap matahari sementara sisi lainnya cenderung menjauhi matahari. Sisi yang menghadap matahari kemungkinan nampak mencair sedangkan sisi lainnya bisa jadi mengandung es yang berasal dari air yang membeku andaikan di planet tersebut terdapat air.
Mereka kemudian dibantu oleh fakta bahwa CoRoT-7b relatif dekat dengan Bumi dengan jarak sekira 500 tahun cahaya dalam peta bintang Monoceros, Unicorn. CoRoT-7b pun kemudian disebut sebagai planet terkecil yang pernah ditemukan di luar sistem tata surya Bumi.
Selengkapnya.....
"Ini adalah penemuan pertama keberadaan planet berbatu di luar sistem tata surya kita," kata astronom Artie Hatze yang dikutip dari CNN, Kamis (17/9/2009).
Planet yang dinamakan CoRoT-7b ini pertama kali diketahui keberadaanya melalui satelit CoRoT, sebuah teleskop berukuran 30 cm yang diluncurkan oleh European Space Agency pada awal 2008. Misi CoRoT ini memang dikhususkan untuk mencari planet berbatu di luar sistem tata surya kita.
Namun butuh waktu satu bulan melakukan observasi untuk menentukan bahwa planet tersebut memiliki komposisi mirip dengan Bumi.
Menurut Hatze, ciri-ciri fisik planet ini sangat berbeda dengan planet lain seperti Jupiter dan Saturnus yang penuh dengan gas. Komposisi planet tersebut kemungkinan besar mirip dengan Bumi, namun lingkungan kawasan planet tersebut lebih nampak bagaikan neraka.
Diperkirakan temperatur suhu disana berkisar diatas 3.600 derajat Fahrenheit atau setara dengan 2.000 derajat Celsius pada siang hari. Sementara jika malam tiba, suhunya berada pada -328 derajat Fahrenheit atau -200 derajat Celsius.
Hatzes menjelaskan, salah satu sisi dari bagian tubuh planet tersebut selalu menghadap matahari sementara sisi lainnya cenderung menjauhi matahari. Sisi yang menghadap matahari kemungkinan nampak mencair sedangkan sisi lainnya bisa jadi mengandung es yang berasal dari air yang membeku andaikan di planet tersebut terdapat air.
Mereka kemudian dibantu oleh fakta bahwa CoRoT-7b relatif dekat dengan Bumi dengan jarak sekira 500 tahun cahaya dalam peta bintang Monoceros, Unicorn. CoRoT-7b pun kemudian disebut sebagai planet terkecil yang pernah ditemukan di luar sistem tata surya Bumi.
Langganan:
Komentar (Atom)











